Kamis, 08 Maret 2012

Lirik Blue dan artinya

Gyeouri gago bomi chajaojyo urin shideulko
Keurieum soege mami meongdeureotjyo

(I’m singing my blues) paran nunmure paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues) tteunkureume nallyeobonaen sarang oh oh

Gateun haneul dareun gos neowahna wiiheomhanikka neo-ye-geseo tteonajuneun
geoya
Nimiran geuljae jeomhana bikeobhajiman naega monna sumneun geoya
Janinhan ibyeoreun sarangye (mallo)
keu eotteonmaldo wiiro twehl suneun eoptdago
Ama nae insaengye majimag mello magi naeryeo oneyo ije

Taeyeonaseo neol mannago jugeul mankeum saranghago
Parahke muldeureo shirin nae maeum nuneul kamado neol neukgil su eoptjanha

Gyeouri gago bomi chajaojyo urin shideulko
Keurieum soge mami meongdeureotjyo


(I’m singing my blues) paran nunmure paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues) tteunkureume nallyeobonaen sarang oh oh

Shimjangi meojeun geot man gata jeonjaengi kkeunnago keu kose eoreo buteun
neowahna
Nae meorissok saekyeojin trauma i nunmul mareumyeon chokchokhi giyeokhari
nae sarang
Kwehrobjido wehrobjido anha haengbogeun da honjanmal keu isange bokjabhan
geon mot chama
Daesurobji amureohjido anha byeolsueomneun banghwang saramdeureun wahtda
kanda

Taeyeonaseo neol manna-go jugeul mankeum saranghago
Parahke muldeureo shirin nae maeum neoneun tteonado nan geudaero itjanha

Gyeouri kago bomi chajaojyo urin shideul-ko
Keurieum soge mami meongdeureotjyo

Oneuldo paran jeo talbitaraeye na hollo chami deulketjyo
Kkumso-geseodo nan geudaereul chaja hemae-imyeo i noraereul bulleoyo

(I’m singing my blues) paran nunmure paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues) tteunkureume nallyeobonaen sarang
(I’m singing my blues) paran nunmure paran seulpeume gildeulyeojyeo
(I’m singing my blues) tteunkureume nallyeobonaen sarang oh oh 

Arti dari lagu (dalam Indonesia)

Musim dingin telah berlalu, dan musim semi telah tiba
Kita merasa terpuruk, dan hati kita sakit karena rindu

(Ku nyanyikan haru biruku) Dengan air mata sedih, penderitaan sedih
(Ku nyanyikan haru biruku) Cinta itu kukirim jauh dengan awan yang mengapung

Dibawah langit yang sama, di tempat yang berbeda karena kau dan aku berbahaya 
Aku meninggalkanmu satu kata yang berbeda
Pengecut, tapi ku sembunyikan karena aku tak cukup baik 
Kejam, putus seperti ini, akhir dari perjalanan cinta tak ada kata yang bisa menghiburku 
Berharap seumur hidupku ini sandiwara kesedihan terakhir sekarang tirai akhirnya turun

Aku terlahir dan bertemu denganmu dan aku mencintaimu hingga mati 
Hatiku yang dingin tercelup kesedihan dengan mataku yang tertutup, aku tak bisa merasakan dirimu 

Musim dingin telah berlalu, dan musim semi telah tiba
Kita merasa terpuruk, dan hati kita sakit karena rindu

(Ku nyanyikan haru biruku) Dengan air mata sedih, penderitaan sedih
(Ku nyanyikan haru biruku) Cinta itu kukirim jauh dengan awan yang mengapung

Ku merasa seperti jantungku berhenti berdetak kau dan aku, membeku disana, setelah perang 
Trauma itu telah terpahat di kepalaku sekali air mata ini mengering, aku akan berlinang mengingat cintaku
Baik sakit maupun kesepian kebahagiaan adalah semua bicara sendiri  ku tak bisa berdiri sesuatu yang lebih rumit  
Ini bukan urusan yang besar, aku tak peduli pengembaraan tak terelakan, orang datang dan pergi 

Aku terlahir dan bertemu denganmu dan aku mencintaimu hingga mati 
Hatiku yang dingin tercelup kesedihan dengan mataku yang tertutup, aku tak bisa merasakan dirimu

Musim dingin telah berlalu, dan musim semi telah tiba
Kita merasa terpuruk, dan hati kita sakit karena rindu

Malam ini lagi, dibawah cahaya bulan biru
Aku mungkin akan tertidur sendiri 
Dalam mimpiku pun, aku mencarimu
Dan mengembara sementara menyanyikan lagu ini   

(Ku nyanyikan haru biruku) Dengan air mata sedih, penderitaan sedih
(Ku nyanyikan haru biruku) Cinta itu kukirim jauh dengan awan yang mengapung
(Ku nyanyikan haru biruku) Dengan air mata sedih, penderitaan sedih
(Ku nyanyikan haru biruku) Cinta itu kukirim jauh dengan awan yang mengapung

          
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar